Chapter 1 - I'm The Most Evil Support Class【Talker】And I'll Subdue The Strongest Clan In The World

Ch. 001 : Kakek yang Terhormat dan Alasan yang Terlemah Ingin Menjadi yang Terkuat

「Jangan biarkan dirimu diremehkan」

Itu slogan dari kakekku, yang dulunya adalah seorang Seeker.

Seeker --seperti namanya, adalah seseorang yang mencari sesuatu untuk mata pencaharian mereka.

Target mereka bisa jadi harta karun yang tertidur di dalam reruntuhan, bahkan mungkin reruntuhan itu sendiri, makhluk tak dikenal atau bahkan penjahat.

Tapi cara paling menarik untuk mendapatkan penghasilan mereka, adalah menjelajahi Abyss.

Menjelajahi tanah dan bangunan yang telah berubah menjadi Abyss, di mana dunia nyata dan Void (Dunia Iblis) terhubung, dan berburu Beast (makhluk Iblis) yang telah menyeberang ke dunia nyata. Itulah cara hidup seorang Seeker yang paling dikenal oleh orang-orang.

Karena membiarkan Abyss begitu saja akan menyebabkannya berkembang tanpa henti ke dunia nyata, negara-negara secara aktif mendorong dan mendukung aktivitas Seeker. Karena untuk membersihkan tanah Abyss, Beast yang berfungsi sebagai inti dari Abyss itu harus diburu dan Seeker ahli dalam melakukan hal itu.

Alasan lainnya adalah bahwa komponen yang diperoleh dari Beast itu sendiri diperlukan untuk banyak penemuan yang mendukung peradaban saat ini--peradaban Alat Sihir.

Bagaimanapun, tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa para Seeker, yang bisa memperoleh kekayaan dan ketenaran hanya dengan menjadi kuat, adalah seperti idola bagi orang-orang.

「Noel, sebagai seorang lelaki, kau tidak boleh membiarkan dirimu diremehkan」

Kakekku dulunya adalah Seeker terkenal di Etorai, ibu kota kekaisaran Kekaisaran Werunant.  Faktanya, dia adalah lelaki di antara lelaki--Pahlawan, begitu dia dipanggil.

「Noel, jadilah lelaki yang kuat yang tidak bisa dipandang rendah oleh siapa pun」

Tangannya yang seperti batu, membuatmu bisa merasakan jejak masa aktifnya sebagai Seeker, dengan lembut menepuk kepalaku.

Job Kakek, yang sangat cocok dengan tubuh raksasanya, adalah Warrior.

Job, yang diungkapkan melalui penilaian, menunjukkan potensi individu, batasan kemampuan fisik mereka, serta keterampilan yang dapat mereka gunakan.

Sejak awal, setiap orang mendapatkan Job rank C tetapi dengan menaikkan rank melalui kerja keras dan bakat, dimungkinkan untuk mendapatkan Job tingkat tinggi.

Mari kita ambil Job tipe pertempuran yang paling populer, Swordsman, sebagai contoh.  Ada sistem rank seperti ini--

Rank C: Swordsman - Rank B: Gladiator - Rank A: Sword Master

Tetapi dalam kasus yang sangat jarang, ada orang yang telah mencapai rank EX yang luar biasa. Kakek adalah salah satunya. Dalam kasusnya, ia menaikkan rank seperti ini--

 Rank C: Warrior - Rank B: Vanguard - Rank A: Berserker - Rank EX: Destroyer

Mencapai Job tingkat tinggi sebenarnya tidak banyak mengubah Job originalmu itu sendiri, tetapi kau mendapatkan peningkatan besar dalam statistik kemampuanmu dan meningkatkan jumlah skill yang dapat digunakan.

Jika kau memberikan perkiraan kekuatan masing-masing rank, rank C akan setingkat dengan orang normal, rank B akan setingkat dengan manusia super, rank A setingkat dengan orang yang dapat menghancurkan dunia manusia dan mereka yang mencapai rank EX hampir akan mencapai ranah dewa.

Ketika Kakek masih muda, dia benar-benar kuat. Ia Kuat, kasar dan juga sombong.

Tetapi bahkan Kakek yang seperti itu jatuh cinta dan dengan putus asa memenangkan hati Nenekku, yang adalah wanita yang sangat cantik dan lembut, dan tubuhnya lemah.

Kakek, yang sangat mencintai Nenek, pensiun dari menjadi Seeker dan meninggalkan udara kotor ibukota kekaisaran untuk pindah ke pedesaan. Dia menggunakan kekayaan yang dia peroleh untuk membeli tanah, mempekerjakan pekerja dan berpikir untuk membangun kehidupan membuat wine.

Mungkin itulah yang dianggap orang sebagai pensiunan yang ideal. Itu yang disebut slow life.

(TN: Istilah Jepang untuk hidup bahagia gitu,, Biasa banyak muncul di judul-judul yang bergenre isekai🤣)

Faktanya, Kakek yang ditakuti di kalangan Seeker sebagai「Over Death」(Kanji: Iblis Abadi), menjadi hanya seorang pria paruh baya biasa yang setia pada istrinya setelah pindah ke pedesaan.

Kakek mencintai Nenek dari lubuk hatinya dan Nenek juga mencintainya. Mereka adalah pasangan yang bahagia, saling mendukung dalam kebahagiaan pernikahan mereka.

Tapi Nenek meninggal saat melahirkan Ibu.

Melahirkan yang dari awalnya sudah merupakan perjuangan mati-matian, dan tubuh Nenek yang lemah tidak dapat menahan kerasnya persalinan.

Kakek sangat sedih dengan meninggalnya orang yang paling dia cintai. Namun, dia tidak jatuh dalam keputusasaan dan bertekad untuk membesarkan anak yang ditinggalkan istrinya, sendirian.

Usahanya membuahkan hasil dan Ibu tumbuh menjadi wanita yang luar biasa. Ibu sangat mirip dengan Nenek, yang dipuja-puji karena kecantikannya, dengan hanya warna rambut dan matanya yang berbeda. Nenek memiliki rambut pirang dan mata hijau tetapi Ibu mewarisi rambut hitam dan mata cokelat dari Kakek.

Ibu memiliki Job tipe produksi, dan begitu dia dewasa, dia bekerja di kilang anggur dengan Kakek dan menikah dengan Ayah, teman masa kecilnya.

Kemudian aku lahir dan sebuah keluarga yang terdiri dari empat orang hidup bahagia bersama.

Namun, aku tidak memiliki ingatan tentang orang tuaku.

Yang pertama kali kuingat adalah pemandangan kakekku yang sudah tua namun masih kekar menangis dengan suara keras, dan kehangatan yang kurasakan saat Kakek yang terisak-isak memelukku.

「Noel, kasihan sekali dirimu, Nak ... Tapi kau masih memilikiku. Aku tidak akan pernah membiarkanmu sendirian. Aku ... jika itu aku, aku tidak akan mati apa pun yang terjadi! Aku bersumpah atas namaku Over Death! 」

(TN: ingat woe klo Over Death itu ditulis dengan kanji yang bisa berarti "Immortal Demon")

Ibu dan Ayah meninggal pada kecelakaan kereta kuda sebelum aku cukup dewasa untuk memahami apa yang terjadi di sekitarku.

Ada gosip bahwa itu adalah kutukan dari para Beast. Kakek telah membunuh terlalu banyak Beast dan kutukannya membuat keluarganya mati muda.

Tentu saja, Kakek tidak membiarkan orang-orang itu begitu saja. Meskipun dia menahan diri untuk tidak membunuh mereka, tidak peduli siapa itu, tangan besinya menghantam mereka.

Kemudian, tanpa gagal, dia akan mengucapkan slogannya.

「Sebagai seorang pria, kau tidak boleh membiarkan dirimu diremehkan. Kau harus melindungi kehormatan keluargamu」

Aku ingat Kakek mengatakan ini pada malam dia menjadi sangat liar di rumah anak-anak nakal yang telah menggangguku dan mengatakan bahwa aku adalah anak yang terkutuk.

Kakek sering bercerita tentang masa aktifnya sebagai Seeker. Kakek yang muncul dalam cerita-cerita itu, bersama dengan rekan-rekannya, adalah pahlawanku.

Tumbuh dengan cerita-cerita itu, wajar jika aku mengagumi para Seeker.

「Noel, penampilanmu mirip seperti ibumu yang sudah meninggal. Tapi aku tahu, tidak seperti ibumu, kamu memiliki bakat untuk menjadi Seeker seperti aku di dalam dirimu」

Seperti yang Kakek katakan, pada Job Appraisal (penilaian job) ku pada usia sepuluh tahun, aku ternyata memiliki Job tipe tempur.

Tapi Job itu sangat berbeda dari apa yang kuharapkan.

Talker--Job yang dikhususkan untuk mensupport (mendukung) party.

Dengan mengucapkan kata-kata yang memberikan buff kepada orang lain, peran Job Talker adalah untuk meningkatkan kemampuan pertempuran party secara keseluruhan. Itu yang disebut Buffer.

(TN: Buff itu istilah dalam game yang maksudnya peningkatan power atau kekuatan. Trus Buffer itu orang yang memberikan buff. Siapatau ada yang gatau :v)

Sejujurnya, aku ingin menjadi seorang Warrior. Bukan hanya karena itu Job yang sama dengan Kakek, tetapi itu adalah Job yang mahir dalam serangan dan pertahanan dan memiliki kekuatan yang stabil.

Sebaliknya, untuk Job Buffer seperti Talker, meskipun buff mereka sangat baik, kemampuan tempur mereka sendiri adalah yang terburuk di antara semua Job tipe tempur. Mereka tidak hanya harus mengandalkan party-nya untuk melakukan pertempuran, mereka bahkan tidak dapat melindungi diri mereka sendiri dengan baik. Itu adalah Job yang lemah dan cacat.

Bahkan jika ada Tank yang bisa menahan serangan musuh, Seeker yang tidak bisa membela diri adalah kecacatan fatal. Dalam komunitas Seeker, Buffer sering ditertawakan sebagai Job terlemah.

Ya ampun, sungguh kisah yang membuatku ingin menangis.

Kakek tertawa hangat dan menepuk kepalaku yang kecewa.

「Gahahaha! Jangan menangis Noel! Baik itu Talker atau apa pun, aku akan membesarkanmu menjadi Seeker terbaik! Percayalah kepadaku!"

Tidak mungkin aku meragukan kakek yang mana adalah seorang Pahlawan. Mempercayai kata-kata Kakekku yang terhormat, aku memulai pelatihanku sebagai Seeker.

Dan pelatihan yang dimulai sangat keras dan tanpa ampun. Kakek yang selalu lembut yang menemaniku ke toilet di malam hari karena aku takut hantu sudah lenyap entah kemana.

Yang berada di depanku, seorang murid Seeker, adalah instruktur iblis yang ditakuti oleh rekan-rekannya di masa lalu sebagai Seeker jagoan yang disebut Over Death.

「Berdiri, Noel! Para Beast tidak akan menunggumu! Tidak peduli berapa banyak luka yang kau terima, segera berdirilah dengan semangat juangmu! Berapa lama kau berniat tidur? Dasar murid bodoh!」

Bukan hanya sekali atau dua kali ia mengirimku yang terluka dan pingsan terbang dengan sebuah tendangan. Dengan latihan keras dari pagi hingga malam yang dipaksakan kepadaku, aku muntah setiap hari pada awalnya dan kencing darah berkali-kali.

Tetapi tidak peduli seberapa sulitnya itu, aku mempercayai Kakek dan bisa merasakan cinta yang dalam dalam pelatihan yang keras.

Seperti yang dikatakan Kakek. Para Beast tidak akan mengabaikan ketidakmampuanku. Jika aku mengendur dalam pelatihan dan tetap menjadi orang lemah, bahkan jika aku menjadi Seeker, aku akan mati segera setelahnya.

Itu sebabnya Kakek, yang tidak ingin aku mati, dengan panik mengajariku metode bertarung seorang Talker, dan aku mati-matian berusaha mempelajarinya.

Dan begitulah, empat tahun berlalu sejak dimulainya pelatihanku. Ajaran kakek membuahkan hasil, mental, teknik, dan fisikku telah dipoles dan aku telah jauh lebih kuat dari sebelum pelatihan.

Jika ini terus berlanjut, bahkan dengan Job Talker yang berkekurangan, aku yakin dapat menjadi Seeker hebat yang tidak akan kalah dari Kakek.

Namun, untuk disetujui sebagai Seeker oleh negara, aku harus berusia 15 tahun dan diakui sebagai orang dewasa terlebih dahulu. Oleh karena itu aku melanjutkan pelatihanku di bawah Kakek dan menunggu dengan sabar sampai hari itu tiba.

Insiden itu, terjadi sekitar waktu ini--

「Apakah kau mendengarkanku, Noel! Kau tidak boleh keluar dari situ! 」

Kakek, yang selalu memancarkan aura tenang yang gagah, dengan ekspresi mengerikan yang belum pernah kulihat sebelumnya, menjejalkan aku dan para pelayan ke dalam tempat perlindungan bawah tanah.

Malam itu, tiba-tiba, kota tempat kami tinggal telah berubah menjadi Abyss.

Abyss terbentuk ketika konsentrasi mana di atmosfer mencapai level tertentu. Karena itu, pada habitat manusia dilakukan upacara berkala untuk memencarkan mana, tetapi untuk beberapa alasan upacara tersebut tidak berjalan dengan baik, mengakibatkan arus balik yang besar dan tiba-tiba.

Terlebih lagi, ketika Kakek menggunakan alat ukurnya untuk menyelidiki, kedalaman Abyss ditemukan berada pada tingkat bahaya 12 dari 13. Semakin dalam hubungan antara Abyss dan Void, semakin berbahaya, dan semakin kuat Beast yang akan muncul.

Dengan kata lain, kota kami telah menjadi daerah bencana kelas atas. Bahkan seorang Seeker magang seperti aku tidak meragukan bahwa Beast yang menjadi inti dari Abyss ini, adalah apa yang disebut Seeker sebagai「Lord」(Kanji: Maou atau Raja Iblis).

Tidak ada tanda-tanda kota yang kami kenal, hanya neraka yang membara yang meluas sejauh yang kami bisa lihat. Dan bulan merah mengerikan bersinar di langit. Dari dalam Abyss, bulan tampak merah karena mana di atmosfer.

Di tempat yang tidak menyenangkan ini, kami dapat mendengar suara Beast yang melolong dalam kegembiraan dan gema dari tangisan kesakitan dari mangsa mereka.

「Jangan khawatir, Kakek akan mempertaruhkan nyawa untuk melindungimu」

Kakek yang sudah bersenjata lengkap tersenyum kuat, mengabaikan suaraku yang mencoba menghentikannya, keluar sendirian dan menutup pintu perlindungan dari luar, .

Abyss telah meluas ke seluruh area sekitarnya, dan mencoba membawaku dan para pelayan keluar dari dalamnya itu sulit, bahkan untuk Kakek. Juga, bahkan jika semua orang bersembunyi dan menunggu di tempat penampungan, sangat tidak mungkin bantuan datang dalam waktu dekat.

Dalam hal ini, Kakek memutuskan bahwa peluang untuk diselamatkan lebih tinggi jika dia mengalahkan Beast yang merupakan inti dari Abyss itu selama ia masih memiliki stamina.

Tak lama kemudian, tangisan kematian para Beast yang sekarang bisa terdengar. Jumlah mereka mungkin bukan hanya seratus atau dua ratus. Mereka adalah bukti bahwa kapak perang Kakek terus mengalahkan para Beast itu. Namun, kegelisahanku semakin membesar.

 Aku bertanya-tanya berapa banyak Beast yang muncul ...

Dan aku takut, dari lubuk hati ku, akan kekuatan dari Lord yang mengendalikan mereka.

Berangsur-angsur, tangisan kematian para Beast mereda dan sebagai gantinya, suara pertempuran yang luar biasa sengit bergema dengan keras.

Pertempuran antara Kakek dan Lord telah dimulai.

Suara pertempuran yang telah berlangsung berjam-jam, berhenti dalam sekejap. Dan udara tidak menyenangkan yang khas dari Abyss mulai bersih.

Aku yakin pada kemenangan Kakek, dan berlari keluar dari tempat perlindungan bawah tanah.

Matahari sudah terbit di luar. Daerah sekitarnya telah menjadi dataran hangus, dengan mayat manusia dan Beast berserakan di mana-mana.

Aku berlari mengelilingi kota yang hancur untuk mencari Kakek.

Dan kemudian, aku melihatnya.

Sosok Kakek yang roboh dan berlumuran darah yang kehilangan tubuh bagian bawah dan lengan kanannya.

 Kakek dengan lemah tersenyum lebar kepadaku, yang telah berlari dan membawa tubuhnya ke dalam pelukanku.

「... sepertinya aku tidak bisa menang melawan usia. Betapa menggelikan untuk disebut Over Death ...」

Aku tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis. Aku menangis seperti aku mencoba mengosongkan setiap tetes air dari tubuhku. Dengan sisa tangannya, Kakek dengan lembut menepuk kepalaku.

「Noel sangat cengeng, ya ... Sama seperti Kakek」

Kakek berpaling dariku dan ekspresi khawatir melintasi wajahnya.

「... ini adalah akhir dari jalan seorang Seeker. Selama kau berjuang untuk hidup, kau selalu berjalan berdampingan dengan kematian. Noel, meski begitu, apakah kau masih ingin menjadi seorang Seeker? Untuk berjalan di jalan yang sama dengan si bodoh pikun ini?」

Aku menyedot ingusku dan menyeka air mataku. Dan, dengan senyum lebar seperti Kakek, aku menganggukkan kepalaku dengan penuh semangat.

Sebenarnya aku takut setengah mati. Aku bahkan tidak memiliki ketenangan untuk tersenyum. Aku berpegangan erat pada Kakek dan ingin berteriak agar dia tidak mati, agar dia tidak meninggalkanku sendirian.

Tetapi aku tidak ingin Kakek yang sekarang melihat sisi lemahku.

Cucumu juga sama kuatnya denganmu. Aku ingin dia memiliki ketenangan pikiran seperti itu.

... Karena aku belum melunasi hutangku padanya sama sekali ... Tidak sedikitpun ...

「... Begitu ya. Kalau begitu, jadilah Seeker yang tidak akan pernah kalah. Jadilah lelaki yang tidak akan pernah mempermalukan nama Stollen. Itulah keinginan Kakek」

Kakek menatap wajahku dan menepuk kepalaku lagi.

「Noel, bisakah kau berjanji pada Kakek?」

「... Aku janji, Kakek. Aku akan menjadi Seeker terkuat」

「Hahaha, itu ... baru ... cucuku ... Noel ... Bahkan jika ... kau tidak bisa ... menepati janji ... itu ... aku akan ... selalu ... menyayangi ... mu ...」

Dan begitulah, pahlawan terbesarku, memejamkan mata dengan damai di pelukanku.

Dua tahun setelah itu, setelah mewarisi wasiat Kakekku yang terhormat, aku-- Noel Stollen, sekarang tinggal di ibu kota kekaisaran sebagai Seeker.

TN Afterword:

Bwahahahahah! Akhirnya translate-an pertamaku sele jga! Kayaknya sekitar 45 menit-an? Ntahlah:v Btw aku nge TL ini pake Google translate + pemahamanku berbahasa inggris dan mungkin masih ada sedikit kesalahan kata - kata ato apa gitu,,, tapi yahh klo ada kekurangan komen aja. Aku juga bakal lanjutin trus nge TL ni novel klo lagi gabut:v 

Tapi aku ragu ada yg baca TL an ku ini. Ada yg baca gak ya? Aku masih newbie soalnya :v

Comments

Popular posts from this blog

Ouroboros Record ~Circus of Oubeniel~ Chapter 088 : And the Journey Continued

Ouroboros Record ~Circus of Oubeniel~ Chapter 072 : Battle of Clavicure (Part 3)

Ouroboros Record ~Circus of Oubeniel~ Chapter 073 : Goodbye Darkness